METROBEKASI.CO.ID – Kejadian itu berlangsung begitu cepat. Kamis malam, 6 Agustus 2026, suasana tenang warga di lingkungan RT 05 RW 18 Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, mendadak berubah menjadi mencekam. Amukan si jago merah membumbung tinggi, melahap bangunan Majelis Ta’lim Assyifa milik H. Nazar, sebelum akhirnya merembet dan meratakan warung sembako serta kediaman milik Arifin.
Dugaan sementara menyebutkan api dipicu oleh korsleting listrik dari area majelis. Dalam hitungan menit, tempat yang biasanya riuh oleh gema sholawat dan lantunan ayat suci Al-Qur’an itu rata dengan tanah, menyisakan puing dan arang.
Ketua RT 05, Selamet, mengonfirmasi bahwa musibah ini menyapu bersih berbagai aset penting. Peralatan pemandian jenazah yang baru dibeli secara komplit, unit sound system, puluhan karpet permadani, lemari, puluhan mushaf Al-Qur’an, hingga dua unit ponsel ludes terbakar. Begitu pula dengan warung sembako milik Arifin yang menjadi tumpuan ekonomi keluarga. Total kerugian taksiran mencapai ratusan juta rupiah.
Gelombang Cinta dari Kampung Ceger
Namun, di atas abu kebakaran itu, kehangatan persaudaraan warga Kampung Ceger justru membumbung tinggi. Tanpa menunggu hitungan hari, Ketua RT 05 Selamet langsung mengetuk hati nurani warga untuk menggalang aksi kepedulian.
“Tidak ada batasan nominal. Berapa pun nilainya, yang terpenting adalah niat dan keikhlasan kita untuk merangkul saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ungkap Selamet.
Panggilan kebaikan itu disambut haru. Dari tokoh masyarakat, ustadz, pemilik usaha lokal, hingga para sepuh dan emak-emak di Kampung Ceger, semuanya bergerak serentak. Mulai dari pecahan puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah mengalir deras.
Hanya dalam waktu singkat, tercatat 36 donatur telah menyisihkan rezekinya dengan total dana terkumpul sementara mencapai Rp8.800.000,-. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial di Kampung Ceger masih tertanam sangat dalam.
Api Boleh Hanguskan Bangunan, Tapi Tidak Persaudaraan
Langkah nyata warga Kampung Ceger ini membuktikan satu hal: musibah mungkin bisa merenggut tempat tinggal dan sarana ibadah, tetapi tidak akan pernah mampu memadamkan api persaudaraan. Uang yang terkumpul bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan wujud rasa empati bahwa tidak ada satu pun warga yang dibiarkan berjuang sendirian saat tertimpa cobaan.
Aksi penggalangan dana ini masih terus dibuka untuk siapa saja yang ingin mengulurkan tangan dan membantu pemulihan Majelis Ta’lim Assyifa serta keluarga terdampak.
Salurkan Donasi Kepedulian Anda:
- Bank: BCA
- No. Rekening: 5770859257
- Atas Nama: SELAMET BACHRUDIN
(Mohon sertakan konfirmasi/ keterangan donasi untuk transparansi)
Semoga setiap rupiah yang disalurkan menjadi pembersih harta, pelancar rezeki, serta amal jariyah yang terus mengalir bagi para dermawan.***










