METROBEKASI.CO.ID – Dinamika politik tingkat desa di Kabupaten Bekasi mulai memanas jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak. Di Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, arus perubahan mulai berhembus kuat seiring hadirnya dorongan bagi m figur perempuan untuk memimpin desa agraris tersebut.
Organisasi kemasyarakatan Kemandirian Gotong Royong (KGR) secara terbuka menyatakan sikap politiknya. KGR mendorong sekaligus mendukung penuh Ustadzah Hj. Nurhasanah, S.Pd.I., untuk maju sebagai bakal calon Kepala Desa Karangpatri dengan mengusung jargon “Desa Maju, Baru, dan Istimewa”.
Langkah ini dinilai sebagai angin segar sekaligus gebrakan di tengah dominasi figur maskulin dalam panggung politik pedesaan di wilayah Pebayuran.
Ketua KGR, H. Jaya, menegaskan bahwa keputusannya mematok dukungan ke Hj. Nurhasanah bukanlah keputusan emosional, melainkan hasil kalkulasi matang atas kebutuhan riil masyarakat Karangpatri saat ini. Menurutnya, rekam jejak KGR dalam aksi nyata kemanusiaan akan disinergikan langsung sebagai program kerja pemerintah desa mendatang.
“Karangpatri butuh sentuhan kepemimpinan yang tidak cuma tegas, tapi juga berintegritas dan punya kedekatan emosional yang kuat dengan warga. Kami memastikan, program-program sosial yang selama ini dijalankan KGR akan diserap menjadi program unggulan Pemdes Karangpatri di bawah kepemimpinan Ustadzah Hj. Nurhasanah, S.Pd.I., agar giat-giat sosial bisa dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegas H. Jaya, Senin (27/7/2026).
H. Jaya membeberkan, fokus utama aksi KGR yang bakal diperluas cakupannya tersebut meliputi kegiatan kerja bakti berkala, bakti sosial, santunan rutin, bantuan langsung bagi warga kurang mampu, hingga gerakan kepedulian lingkungan secara masif.
Ia menambahkan, visi “Maju, Baru, dan Istimewa” yang diusung Hj. Nurhasanah, S.Pd.I., merupakan komitmen konkret untuk membongkar pola-pola lama dalam tata kelola pemerintahan desa agar lebih transparan, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan publik.
“Sudah saatnya Karangpatri di pimpin dengan cara-cara baru yang lebih segar dan bermartabat. Kami yakin di tangan Hj. Nurhasanah, Desa Karangpatri bukan cuma sekadar berganti kepemimpinan, tapi benar-benar bertransformasi menjadi desa yang maju dan istimewa,” pungkasnya.
Dukungan terbuka dari tokoh berpengaruh dan basis massa KGR ini diprediksi bakal mengubah peta kekuatan politik di Desa Karangpatri secara signifikan menjelang helatan Pilkades mendatang.***










