METROBEKASI.CO.ID – Di tengah padatnya aktivitas warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sebuah warung kopi sederhana justru menjelma menjadi ruang temu yang hangat dan bersahaja. Namanya Warpass (Warung Pak Soni), berlokasi strategis di Graha Pass, Blok JJ9 No. 1, persis di depan lapangan bola dan Balai RW 34.
Bukan kafe mewah dengan harga selangit, Warpass hadir sebagai tempat singgah yang akrab bagi siapa saja. Dari warga perumahan, pekerja harian, hingga tokoh lingkungan, semua larut dalam suasana santai sambil menyeruput kopi hangat.
Pengelola Warpass, Ahmad Romi, mengatakan warung kopi ini sejak awal memang diniatkan sebagai tempat ngopi yang nyaman dan terjangkau, tanpa meninggalkan cita rasa.
“Kami ingin Warpass jadi tempat ngopi yang santai, ramah, dan bisa dinikmati semua kalangan. Harga merakyat, tapi soal rasa tetap kami jaga,” ujar Romi.
Soal menu, Warpass tak sekadar menjual kopi. Aneka minuman tersedia, mulai dari kopi hitam, kopi susu, teh manis, wedang jahe, hingga minuman hangat lainnya yang cocok menemani obrolan sore atau malam hari.
Untuk urusan perut, pengunjung juga dimanjakan dengan menu makanan berat seperti soto ayam, pecel ayam, pecel lele, serta beberapa menu rumahan lain yang mengenyangkan.
Tak ketinggalan, berbagai makanan ringan khas warung kopi turut melengkapi suasana ngopi santai. Mulai dari jagung rebus, singkong rebus, pisang goreng, bakwan, dan camilan sederhana lainnya yang justru menjadi favorit pengunjung.
Dengan konsep sederhana, suasana akrab, dan lokasi yang berdampingan langsung dengan fasilitas warga, Warpass kini kerap menjadi “ruang publik kecil” tempat diskusi, bercengkerama, hingga sekadar melepas penat.Di tengah menjamurnya kafe modern, Warpass hadir sebagai pengingat bahwa kenikmatan kopi tak selalu soal kemewahan, melainkan soal rasa, suasana, dan kebersamaan.***










