METROBEKASI.CO.ID – Warga RT 05 RW 18 Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, kembali menyuarakan kebutuhan mendesak terkait pembangunan jalan dan saluran air di sepanjang Jalan RH Umar. Aspirasi tersebut disampaikan langsung dalam kegiatan Reses I anggota DPRD Kota Bekasi, Yadi Hidayat dari Fraksi Gerindra.
Meski usulan pembangunan telah diajukan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), masyarakat berharap pengawalan penuh dari legislatif hingga terealisasi. Pasalnya, kondisi jalan mengalami kerusakan serta sistem drainase yang belum optimal dinilai berpotensi menimbulkan genangan saat musim hujan dan mengganggu aktivitas warga.
Ketua RW 18, Nuramin, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar menjadi kebutuhan prioritas lingkungan. Ia berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti pada tahapan perencanaan.
“Kami sudah mengusulkan melalui Musrenbang. Kami berharap Pak Yadi bisa mengawal aspirasi ini agar benar-benar masuk dalam skala prioritas dan segera dilaksanakan,” ujar Nuramin di hadapan peserta reses.
Menurutnya, Jalan RH Umar merupakan akses penting bagi mobilitas warga, termasuk jalur aktivitas ekonomi dan pendidikan. Selain itu, sistem saluran air yang belum tertata dengan baik berisiko memperparah genangan ketika curah hujan tinggi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Yadi Hidayat menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti usulan warga. Ia menjelaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk menyerap dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Aspirasi terkait pembangunan jalan dan drainase di Jalan RH Umar ini akan kami catat dan dorong dalam pembahasan anggaran. Infrastruktur dasar seperti ini memang harus menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga,” tegas Yadi.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesinambungan antara usulan di tingkat kelurahan melalui Musrenbang dengan pengawalan di tingkat legislatif agar program dapat terakomodasi dalam APBD.
Yadi menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait untuk memastikan status perencanaan dan kemungkinan realisasi dalam tahun anggaran berjalan atau berikutnya.Ia berharap sinergi antara warga, pemerintah daerah, dan DPRD dapat mempercepat penyelesaian persoalan infrastruktur di wilayah tersebut.
Kegiatan reses berlangsung interaktif dengan sejumlah warga menyampaikan berbagai persoalan lingkungan lainnya. Namun, pembangunan Jalan RH Umar dan saluran air menjadi isu utama yang paling banyak mendapat sorotan dalam pertemuan tersebut. (adv)***










