BANTARGEBANG – Menindaklanjuti laporan warga mengenai dugaan pencemaran air Kali Dermaga di wilayah Kelurahan Sumurbatu, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kebersihan Lingkungan Hidup (LH) Kecamatan Bantargebang, melakukan peninjauan langsung.
Kepala UPTD LH Kecamatan Bantargebang, Deddy, menjelaskan permasalahan di Kali Dermaga diakui sudah diketahui pihaknya. Beberapa langkah yang sudah ditempuh dinas, kata Deddy, antara lain melakukan upaya Pengelolaan Air Kali melalui IPAL Lindi Bersama untuk menjaga kualitas, pemasangan kubus apung 5 titik.
“Kita juga rutin melakukan pembersihan kali melalui PHL Kali Asem dan juga melakukan pembinaan terhadap industri yang berada di aliran kali tersebut. Artinya, dinas pasti melakukan upaya terbaik agar permasalahan ini bisa teratasi,” kata Deddy selesap melakukan peninjauan, Senin (13/10/2025).
Meski begitu, Deddy mengakui tindakan yang dilakukan belum sesuai harapan warga. Namun sebagai pelaksana teknis di wilayah, ia akan melaporkan hasil observasi di lapangan.
“Memang upaya dilakukan belum maksimal, untuk itu diperlukan kesadaran bersama masyarakat menjaga kualitas aliran kali dengan tidak membuang sampah dan air limbah,” katanya.
Sebelumnya, Ketua RW 02 Kelurahan Sumurbatu, Icang mengaku resah dengan kondisi kali yang mirip dengan kopi. Warna hitam pekat dan bau menjadi sajian rutin warga sekitar.
Icang mengaku pihak dinas sudah pernah turun menyikapi kondisi kali tersebut. Namun permasalahan tidak kunjung selesai.










