METROBEKASI.CO.ID – Di balik hingar-bingar Kota Bekasi, tersembunyi kisah perjuangan sunyi pria yang akrab disapa Bang Catrix. Di usianya yang menginjak 45 tahun, ia memikul tanggung jawab ganda: menjadi ayah sekaligus ibu bagi anak-anaknya, serta tulang punggung bagi orang tuanya. Kehidupan mereka jauh dari kata mewah, namun diwarnai oleh cinta dan keteguhan hati yang luar biasa.
Potret perjuangan Bang Catrix bak mozaik realitas keras kehidupan. Meski tak memiliki pekerjaan tetap, prinsipnya teguh: memastikan anak dan orang tuanya terjamin makan dan memiliki tempat berteduh, betapapun sederhananya. Setiap hari adalah pertarungan baru, di mana keringat dan doa menjadi modal utama untuk menyambung hidup.
Puncak keharuan itu terasa kental saat putrinya, Adiba Khalila Azzura, merayakan ulang tahunnya yang ke-8. Di tengah keterbatasan, Bang Catrix berusaha memberikan yang terbaik. Bukan pesta meriah, melainkan sebuah momen intim yang diisi dengan pesan menyentuh dari hati seorang ayah yang penuh kasih.
Melalui tatapan yang memancarkan kelelahan sekaligus penuh harap, dia membisikkan pesan yang membuat mata siapa pun basah. “Adiba anakku, ayah mungkin tidak bisa memberimu kemewahan dunia. Tapi ayah memberimu cinta dan perjuangan tanpa batas,” ujarnya dengan suara bergetar.
“Tumbuhlah menjadi anak yang kuat, salihah, dan jangan pernah berhenti bermimpi. Ayah akan selalu ada di sini, berjuang untuk setiap senyummu dan masa depanmu”.
Pesan itu lebih berharga dari kado termahal. Ia adalah janji seorang ayah untuk terus mendayung perahu kehidupan di tengah badai kesulitan.
Bagi warga sekitar, Bang Catrix adalah sosok inspiratif yang mengajarkan arti ketabahan. Rumah sederhananya di Bekasi menjadi saksi bisu betapa cinta dan tanggung jawab mampu mengalahkan segala rintangan.
Kisah Bang Catrix mengingatkan kita bahwa pahlawan sejati tak selalu mengenakan jubah, kadang ia hanya seorang ayah biasa yang berjuang luar biasa demi keluarganya.
Di hari bahagia Adiba, harapan baru pun membuncah. Semoga perjuangan Bang Catrix terus dilimpahi kekuatan, dan Adiba Khalila Azzura tumbuh menjadi pribadi tangguh yang membanggakan ayahnya.***










