METROBEKASI.CO.ID – Reses DPRD seharusnya menjadi ruang nyata untuk mencari solusi, bukan sekadar forum serap aspirasi. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia Sidik, menegaskan bahwa kehadiran eksekutif dalam setiap kegiatan reses adalah hal mutlak. Tanpa dinas teknis di lapangan, keluhan warga hanya berakhir sebagai catatan panjang yang menunggu giliran di meja birokrasi.
Dalam pertemuan dengan warga RW 04 Bojong Menteng, isu klasik kembali mencuat: jalan rusak, saluran air butuh normalisasi, dan ancaman genangan saat musim hujan. Warga mendesak agar usulan mereka tidak sekadar mampir di Musrenbang, melainkan benar-benar dikawal hingga terealisasi. Adelia menekankan, jika dinas seperti DBMSDA hadir langsung, masalah bisa segera diurai sesuai kewenangan masing-masing, tanpa harus menunggu proses panjang.
Adelia menambahkan komentar tajamnya, “Reses bukan hanya ajang mendengar keluhan. Kalau eksekutif tidak hadir, maka aspirasi warga hanya jadi bahan laporan. Kehadiran dinas teknis membuat proses lebih presisi, karena solusi bisa langsung dipetakan di tempat.”
Selain isu jalan dan saluran air, warga juga menyoroti perbaikan fasilitas umum yang dianggap mendesak. Mulai dari penerangan jalan, ruang terbuka hijau, hingga sarana olahraga yang minim perhatian. Aspirasi ini memperlihatkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak hanya soal infrastruktur dasar, tetapi juga kualitas hidup yang lebih layak.
Adelia memastikan bahwa setiap masukan yang bersifat darurat akan menjadi catatan strategis Komisi IV untuk segera diintervensi melalui kebijakan anggaran daerah. Ia menegaskan, “Kami akan dorong agar usulan yang sifatnya mendesak dapat segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan kemampuan anggaran daerah. Jangan sampai warga menunggu terlalu lama hanya karena koordinasi antar-instansi tidak berjalan.”
Reses yang berlangsung interaktif ini memperlihatkan satu hal penting: legislatif bisa mengawasi, tapi eksekutiflah yang mengeksekusi. Sinergi keduanya menentukan apakah aspirasi warga akan berubah menjadi pembangunan nyata atau sekadar janji yang menguap. Adelia berharap, dengan kehadiran eksekutif sejak awal, kualitas infrastruktur di Rawalumbu bisa segera ditingkatkan, mulai dari jalan lingkungan hingga fasilitas publik yang menunjang kenyamanan warga. (adv)










