METRO BEKASI – Proses rekrutmen Direktur Kepatuhan dan Komisaris Independen di Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Kota Bekasi menjadi perhatian publik. Seleksi untuk dua posisi strategis ini kini diawasi oleh berbagai pihak untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Hal tersebut disampaikan oleh Wawan Bahri, seorang kader pergerakan di Kota Bekasi. Ia menekankan perlunya pengawasan ketat dari publik dan pihak-pihak terkait agar proses seleksi berjalan sesuai aturan.
“Saat ini, Pemerintah Kota Bekasi melalui panitia seleksi sedang membuka pendaftaran untuk jabatan Direktur Kepatuhan dan Komisaris Independen di BPRS Kota Bekasi,” kata Wawan di Bekasi, Rabu (22/10/2025).
Wawan menambahkan, pengawasan yang ketat sangat penting untuk mencegah potensi penyimpangan, seperti dugaan praktik nepotisme dalam proses rekrutmen.
“Saya sampaikan bahwa pengawasan terhadap proses penyeleksian direksi BPRS Kota Bekasi ini penting, terutama untuk posisi Direksi dan Komisaris Independen, agar tidak ada dugaan-dugaan praktik nepotisme,” tegasnya.
Proses seleksi yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat menghasilkan pemimpin BPRS yang profesional dan berintegritas, sehingga mampu memajukan lembaga perbankan syariah tersebut.***










