Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 970x250
OPINI

Refleksi Hari Santri 2025: Dari Resolusi Jihad, Politik, hingga Membangun Kota Bekasi

×

Refleksi Hari Santri 2025: Dari Resolusi Jihad, Politik, hingga Membangun Kota Bekasi

Sebarkan artikel ini
isnu

METROBEKASI.CO.ID – Setiap 22 Oktober, Hari Santri Nasional membangkitkan kembali ingatan kolektif bangsa tentang peran heroik santri dalam perjuangan kemerdekaan.

Penetapan tanggal ini, yang merujuk pada Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang dicetuskan oleh K.H. Hasyim Asy’ari, menegaskan bahwa santri bukan sekadar entitas keagamaan, melainkan pilar utama dalam mendirikan dan mempertahankan Republik ini.

Example 300x600

Lebih dari sekadar mengenang sejarah, peringatan Hari Santri 2025 ini harus menjadi momentum refleksi mendalam mengenai bagaimana semangat perjuangan para pendahulu teraktualisasi dalam kontribusi nyata santri masa kini, terutama dalam berbagai lini kehidupan, termasuk politik, untuk kemajuan kota-kota metropolitan seperti Kota Bekasi.

BACA JUGA :  Trans Beken Didukung Mantan Ketua Organda, Angkot Kehilangan Dalih

Jejak Santri dalam Perjuangan Kemerdekaan

Sejarah mencatat peran pesantren sebagai garda terdepan perlawanan terhadap kolonialisme. Di tengah gejolak revolusi, para santri di seluruh penjuru negeri, termasuk di wilayah yang kini kita kenal sebagai Kota Bekasi, berbondong-bondong menyambut seruan jihad.

Semangat ini bukan hanya di medan perang, tetapi juga dalam membangun kesadaran kebangsaan melalui pendidikan berbasis nilai-nilai Islam. Nama-nama besar seperti Jenderal Soedirman dan K.H. Wahab Hasbullah adalah bukti nyata bahwa santri menjadi tulang punggung perjuangan fisik dan spiritual.

BACA JUGA :  Massa LSPN Desak Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi Mundur

Resolusi Jihad menjadi komando yang menyatukan umat, memperkuat pondasi moral dan ideologis bangsa, yang menjadi fondasi penting bagi kemerdekaan.

Transformasi Peran Santri dalam Indonesia Hari Ini

Indonesia hari ini dihadapkan pada tantangan yang berbeda. Perjuangan santri tidak lagi terbatas pada angkat senjata, melainkan bergeser ke medan intelektual, sosial, ekonomi, dan yang tak kalah penting, politik.

BACA JUGA :  Musancab Serentak: PKB Kota Bekasi Genjot Regenerasi, Optimis Raih Kemenangan Berganda di Pemilu 2029

Di Kota Bekasi, santri telah bertransformasi menjadi agen perubahan yang aktif dan kritis dalam berbagai sektor.