Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 970x250
PERISTIWA

PMII Kota Bekasi Sukses Gelar Konfercab ke-19, Tekankan Transformasi Nilai Aswaja

×

PMII Kota Bekasi Sukses Gelar Konfercab ke-19, Tekankan Transformasi Nilai Aswaja

Sebarkan artikel ini
Konfercab pmii
Ketua BPK, Adriyanto Abdillah memberi sambutan dalam gelaran Konferensi Cabang PMII Kota Bekasi ke-19, Jumat (17/10/2025).

BEKASI SELATAN – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bekasi telah sukses menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-19. Bertempat di Asrama Haji Kota Bekasi pada 17 hingga 19 Oktober 2025, acara ini mengangkat tema “Transformasi PMII Kota Bekasi Menuju Era Baru”.

Menurut Ketua Pelaksana, Erik Julianto, Konfercab ini menjadi momentum penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan regenerasi organisasi.

Example 300x600

“Konfercab ini adalah ajang konsolidasi bagi kader untuk melanjutkan generasi kepengurusan PMII Kota Bekasi,” ujar Erik.

BACA JUGA :  Bantuan Korban Kebakaran Mengalir, Ketua FKRW Medansatria Minta Pemerintah Pikirkan Nasib Warga ke Depan

Semangat transformasi ini, menurut Ketua BPK Adriyanto Abdillah, dimaknai sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keislaman yang berpijak pada ajaran Ahlusunnah Wal Jamaah (Aswaja).

“Konfercab kali ini berangkat dari semangat transformasi menuju era baru, sebagai bentuk pengejawantahan nilai-nilai Ahlusunnah Wal Jamaah,” ungkapnya.

Konfercab ke-19 ini juga mendapat dukungan dari sejumlah tokoh penting yang hadir, di antaranya Najarudin dari Kesbangpol Kota Bekasi, Ahmad Nurul Hadi (Cak Nur) selaku Ketua ISNU Kota Bekasi, dan KH Ai Nurdin, Ketua PCNU Kota Bekasi. Kehadiran mereka memberikan motivasi kepada kader PMII untuk terus berperan aktif dalam masyarakat.

BACA JUGA :  Wajah Baru Pasar Cikarang: Pemkab Bekasi Bongkar Bangunan Lama, Relokasi PKL ke Tempat yang Lebih Layak

Dengan lahirnya kepemimpinan baru yang progresif, diharapkan Konfercab ini dapat memperkuat sinergi antara PMII dengan berbagai elemen masyarakat. Tujuannya adalah untuk bersama-sama membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.***