Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 970x250
POLITIK

Oloan Nababan Desak Pembangunan Polder Guna Atasi Banjir Kompleks

×

Oloan Nababan Desak Pembangunan Polder Guna Atasi Banjir Kompleks

Sebarkan artikel ini
Oloan Nababan Anggota DPRD Kota Bekasi ditemui usai reses - foto doc

METROBEKASI.CO.ID – Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bekasi, Oloan Nababan, melaksanakan kegiatan reses guna menyerap aspirasi warga serta meninjau langsung berbagai permasalahan infrastruktur dan sosial di wilayah RW 022, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan usulan masyarakat mengenai perbaikan jalan, kelancaran saluran air, hingga dukungan terhadap kegiatan kepemudaan dapat terakomodasi dalam skema penganggaran pemerintah daerah mendatang.

Example 300x600

Dalam diskusi bersama konstituen, Oloan menyoroti pentingnya peran pemerintah dalam memfasilitasi kreativitas anak muda untuk meminimalisir perilaku negatif di lingkungan. Ia mengapresiasi semangat para pemuda yang menginginkan dukungan nyata agar aktivitas mereka lebih terarah dan produktif.

BACA JUGA :  UPTD Pasar Kranji Pastikan Tumpukan Sampah Akibat TPA Sumur Batu Alami Longsor

“Dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan bagi anak-anak muda. Dengan adanya kegiatan yang positif, tentunya hal ini dapat meminimalisir potensi nongkrong yang bersifat negatif,” ujar Oloan Nababan saat ditemui di lokasi reses, Senin (16/2/2026).

Terkait permasalahan banjir yang menjadi keluhan utama di daerah pemilihan (dapil) tersebut, Oloan menjelaskan bahwa penanganan genangan air di Rawalumbu sangat kompleks dan memerlukan solusi lintas batas wilayah.

BACA JUGA :  Perubahan APBD 2025 Disetujui, Wali Kota Bekasi Segera Lapor ke Gubernur Jabar untuk Evaluasi

Menurutnya, pembersihan saluran lokal tidak akan efektif jika terjadi penyempitan di wilayah hilir, termasuk area yang berbatasan dengan Kabupaten Bekasi.

“Permasalahan banjir ini sudah sangat kompleks. Jika hilirnya tersumbat atau terjadi penyempitan, pengerukan saluran di sini saja tidak akan menjadi jawaban tuntas. Diperlukan fasilitasi dari tingkat provinsi untuk sinkronisasi antar pemerintah daerah,” tegas legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Sebagai langkah konkret, Oloan mendorong percepatan pembangunan kolam retensi atau polder di wilayah RW 04 Rawalumbu sebagai wadah parkir air sementara sebelum dialirkan ke hilir. Meski penetapan lokasi (penlock) sudah tersedia, ia mengakui bahwa proyek ini masih terkendala proses pembebasan lahan akibat prioritas anggaran yang teralihkan ke kebutuhan mendesak lainnya.

BACA JUGA :  Kaderisasi dan Konsolidasi PKB Kota Bekasi: Ifi Fataranifa Pimpin PKP Kader Loyalis dan Musancab Serentak

“Pembuatan polder sangat perlu untuk mengurangi debit air. Saat ini tahapannya baru sampai penetapan lokasi, selanjutnya kita dorong pembebasan lahan agar anggaran pelaksanaan bisa segera dihitung secara presisi oleh konsultan dan dinas teknis,” pungkas Oloan. (ADV)***