Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 970x250
OPINI

Jebakan Program “Bekasi Keren”: Ketika Janji Manis Berubah Jadi Drama Birokrasi

×

Jebakan Program “Bekasi Keren”: Ketika Janji Manis Berubah Jadi Drama Birokrasi

Sebarkan artikel ini
Dana hibah RW 100 juta

Ini adalah sebuah tamparan keras bagi para ketua RW yang selama ini bekerja dengan sukarela, mengorbankan waktu dan tenaga demi kemajuan lingkungan.

Pernyataan ini seakan mencederai kepercayaan publik terhadap pemimpinnya. Bukannya memberikan solusi atau penjelasan yang transparan, Wali Kota justru melontarkan kata-kata yang menyakitkan. Apalagi, dengan melibatkan Kejaksaan dalam proses pencairan, kecurigaan itu semakin diperkuat.

Example 300x600

Padahal, bukankah seharusnya pemerintah memberikan kepercayaan penuh kepada para ketua RW yang merupakan ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah?

BACA JUGA :  Sekda Kota Bekasi "Amnesia" Terkait Seleksi Pimpinan Baznas: Ada Apa dengan Inayatullah dan Kolega ASN?

Ironi yang Menertawakan

Pada akhirnya, kisah ini menjadi ironi yang menertawakan. Janji kampanye yang begitu manis, kini menjadi mimpi buruk bagi para ketua RW. Anggaran yang seharusnya bisa menjadi alat untuk membangun, malah menjadi alat untuk mencurigai dan mengintervensi. Para ketua RW yang sudah terlanjur lelah dengan semua drama ini, mungkin hanya bisa berharap, suatu hari nanti, janji itu benar-benar terwujud dan kepercayaan itu kembali.

BACA JUGA :  Jatisampurna Gelap: Jalan Raya Jadi Lorong Setan, Warga Dapat Paket Kombo Begal + Kecelakaan

Sementara itu, kita bisa menyaksikan drama ini dengan sedikit senyum kecut. Betapa mudahnya janji politik diucapkan, dan betapa peliknya saat harus direalisasikan. Semoga saja, kisah ini menjadi pelajaran berharga bagi para pemimpin di Bekasi, bahwa membangun kepercayaan rakyat jauh lebih penting dari sekadar janji-janji manis yang berujung pahit.***