Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 970x250
JURNAL WARGA

Jaga Keamanan Lingkungan, RW 02 Kalibaru Bangun 14 Gerbang Gang

×

Jaga Keamanan Lingkungan, RW 02 Kalibaru Bangun 14 Gerbang Gang

Sebarkan artikel ini
RW 02 Kelurahan Kalibaru
IMBAUAN: Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi meminta semua ketua RW agar merealisasikan belanja Rp 100 juta sesuai usulan dan laporan pertanggungjawaban.

METRO BEKASI – Ketua RW 02 Kelurahan Kalibaru, Aris Darmaji, menjelaskan bahwa sebagian dana program penataan lingkungan dialokasikan untuk pembangunan 14 pintu gerbang di setiap gang permukiman.

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang kerap terjadi di area tersebut, mengingat lokasinya yang berdekatan dengan Stasiun Kranji Bekasi Barat.

Example 300x600

“Ini demi menjaga ketertiban dan keamanan wilayah. Ke depan, akses di setiap gang akan diperketat dengan adanya gerbang. Harapannya, insiden pencurian dapat diminimalisir,” ujar Aris. Pernyataan itu disampaikannya saat acara serah terima realisasi belanja program kepada enam Ketua RT pada Sabtu (29/11/2025) malam.

BACA JUGA :  Bangun Stadion Mini Sumurbatu Secara Mandiri, Ego Beri Contoh Positif Buat Warga

Selain pengadaan belasan gerbang, Aris merinci bahwa anggaran tersebut juga digunakan untuk pembelian fasilitas lain seperti tenda, sistem suara (sound system), kursi, serta lampu penerangan.

Hibah RW Rp 100 juta

Ketua RW 02, Aris Darmaji secara simbolik menyerahkan perlengkapan penunjang operasional lingkungan kepada enam Ketua RT.

Di lokasi yang sama, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi, mengingatkan seluruh elemen masyarakat, tidak hanya pengurus RW dan RT, tetapi juga warga secara umum, untuk bersama-sama merawat aset yang telah dibeli.

BACA JUGA :  Heboh Setoran Amplop Rp 15 Juta saat Raker K3S ke Luar Daerah: Pejabat Disdik Kota Bekasi Sebut Fitnah

“Ini adalah aset bersama, bukan milik ketua RW atau RT, jadi harus dijaga,” ujar Sardi menekankan bahwa semua fasilitas yang diadakan merupakan milik kolektif warga, sebab sumber pendanaannya berasal dari pajak masyarakat. Ia berharap program ini membawa manfaat nyata bagi komunitas setempat.***