METROBEKASI.CO.ID – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yenny Kristianti, menyuarakan desakan agar generasi muda segera terlibat aktif dalam kancah perpolitikan lokal. Menurut Yenny, sudah saatnya anak muda mengambil peran strategis, tidak hanya menjadi penonton di belakang layar.
Hal tersebut disampaikannya saat menggelar agenda jaring aspirasi atau reses III di Pendopo Bakoel Mbok Jum, Jakasampurna, Bekasi Barat, Selasa (11/11/2025). Agenda reses kali ini dirancang khusus untuk menyasar segmen milenial dan Gen Z.
“Saya ingin menarik anak-anak muda untuk bisa masuk ke dalam politik. Jadi jangan hanya anak-anak muda adanya di belakang,” tegas Yenny.
Strategi Jaring Aspirasi yang Berbeda
Yenny menjelaskan, ia sengaja mengubah format reses yang biasanya didominasi oleh aspirasi infrastruktur dari tingkat RT/RW. Kali ini, pendekatan pelatihan dan diskusi langsung dipilih agar substansi politik lebih mengena ke generasi muda.
“Kalau yang kemarin-kemarin kan kita biasanya ke RT/RW. Aspirasinya pembangunan, jalan, saluran. Tapi kalau sekarang dengan melakukan pelatihan, ini bisa kena langsung dengan anak-anak,” ujarnya.
Format ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran politik praktis yang dapat langsung diserap oleh warga muda di daerah pemilihannya.
Ancaman Krisis Kepemimpinan Masa Depan
Yenny juga menyoroti potensi krisis regenerasi kepemimpinan di Kota Bekasi, dari tingkat paling bawah hingga legislatif. Ia berharap dalam lima tahun ke depan, wajah-wajah baru dari kalangan muda sudah siap menggantikan para pejabat dan politisi senior saat ini.
“Nanti 5 tahun kemudian, seharusnya, sebaiknya anak-anak muda ini bisa menggantikan. Kita-kita ini, kayak RT/RW saja katanya tidak ada yang menggantikan, apalagi nanti di DPRD,” tutup Yenny, memberikan “alarm” keras bagi masa depan politik Kota Bekasi. (adv)***









