Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
banner 970x250
POLITIK

Ahmad Ali Pimpin “Perang” Bela Jokowi, Targetkan PSI Lolos Parlemen 2029

×

Ahmad Ali Pimpin “Perang” Bela Jokowi, Targetkan PSI Lolos Parlemen 2029

Sebarkan artikel ini
kaesang pangarep

METROBEKASI.CO.ID – Politikus senior Ahmad Ali kini resmi menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Setelah kepindahannya yang menghebohkan dari Partai Nasdem pada September 2025 lalu, Ahmad Ali langsung tancap gas memimpin konsolidasi internal dan melontarkan pernyataan politik yang tegas, terutama terkait pembelaan terhadap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

PSI Perintahkan Kader “Berperang” Bela Kehormatan Jokowi

Dalam berbagai kesempatan konsolidasi di daerah, Ahmad Ali memerintahkan seluruh kader PSI untuk “berperang” demi menjaga kehormatan dan marwah Jokowi. Ia menyoroti banyaknya kritik, cacian, dan fitnah yang menimpa Jokowi pasca lengser dari jabatannya sebagai presiden.

Example 300x600

Ahmad Ali merasa heran dengan perlakuan yang diterima Jokowi dari partai lamanya (PDIP), yang menurutnya tidak menghargai jasa-jasa mantan presiden tersebut. Pernyataan ini memicu respons dari PDIP, yang menanggapi sindiran Ahmad Ali dengan argumen bahwa figur senior di partai tidak ada hubungannya dengan kasus hukum di KPK.

BACA JUGA :  Truk 'Rongsokan' Terguling di Jantung Kota, Alibi Pemerintah: Kesalahan Pengendara Motor?

Terkait sindiran dari politikus Partai Demokrat Benny K. Harman soal ijazah palsu Jokowi, Ahmad Ali juga pasang badan. Ia menyebut isu tersebut diorkestrasi dan tidak perlu ditanggapi secara berlebihan, serta menegaskan tidak ada urgensi bagi Jokowi untuk menunjukkan ijazahnya.

Optimisme Lolos Parlemen 2029

Sebagai Ketua Harian, Ahmad Ali memiliki target besar untuk membawa PSI lolos ke Senayan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang. Ia yakin dengan pengalaman politiknya dan lengkapnya struktur kepengurusan partai di berbagai daerah, target tersebut bisa tercapai, meskipun PSI tidak lolos parlemen dalam dua pemilu sebelumnya.

BACA JUGA :  Iker Lecuona Resmi Gabung Ducati untuk Musim WSBK 2026, Siap Arungi Tantangan Baru

Ahmad Ali juga mengakui bahwa sosok Jokowi menjadi magnet politik bagi tokoh lain untuk merapat ke PSI, namun ia menegaskan bahwa PSI bukan didedikasikan untuk kepentingan keluarga Jokowi semata, melainkan karena kebetulan Kaesang Pangarep (putra Jokowi) menjadi Ketua Umum.

Dengan lengsernya Jokowi dari kursi presiden, Ahmad Ali menyebut PSI kini tidak akan mendapatkan perlakuan istimewa lagi dan harus bekerja keras untuk memenangkan pemilu 2029.

BACA JUGA :  Santri Attaqwa Teluk Pucung Diharapkan Bangun Peradaban Dunia

Perubahan Internal dan Kepindahan dari Nasdem

Sejak bergabung, Ahmad Ali membawa angin perubahan internal, termasuk menyatakan bahwa panggilan “Bro dan Sis” tidak lagi menjadi panggilan resmi di lingkungan PSI.

Keputusannya pindah dari Nasdem membuat keanggotaannya di partai lama otomatis gugur. Meskipun belum sempat berpamitan langsung dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ahmad Ali memastikan hubungannya tetap baik dan menganggap kepindahannya sebagai dinamika politik yang lumrah.***