KOTA BEKASI – Aspirasi untuk menerapkan sistem Work From Home (WFH) kini merambah lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Menyusul kebijakan serupa di tingkat provinsi, Pemkot Bekasi tengah mematangkan kajian untuk mengizinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja dari rumah demi efisiensi dan peningkatan kinerja.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, secara langsung meminta jajaran Sekretaris Daerah untuk segera mengevaluasi potensi penerapan WFH di jajaran Pemkot.
“Melihat langkah Pak Gubernur (Jabar) yang sudah memulai WFH setiap Kamis, saya sudah instruksikan Pak Sekda untuk segera mengkaji kelayakannya di level Pemkot Bekasi,” kata Tri, Senin (3/11/2025).
Tri menambahkan, tujuan utama kebijakan ini adalah efisiensi operasional tanpa mengorbankan kualitas pelayanan publik. Pihaknya ingin sistem kerja yang diterapkan tetap optimal dan adaptif.
Menyahuti instruksi tersebut, Sekretaris BKPSDM Kota Bekasi, Henry Mayors, mengonfirmasi bahwa kajian teknis sedang berjalan.
“Sesuai arahan pimpinan, kami sedang mengkaji secara menyeluruh mekanisme dan kesiapan masing-masing OPD untuk WFH. Laporannya akan kami sampaikan segera,” tutur Henry.
Sebagai latar belakang, Pemprov Jabar sendiri sedang menjalankan uji coba WFH selama November-Desember 2025 dengan pola bertahap, diawali WFH setiap hari Kamis di bulan November.***










