BEKASI TIMUR – Warga Kota Bekasi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap pola cuaca ekstrem yang terjadi menjelang akhir tahun 2025 ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi adanya fenomena transisi musim yang menyebabkan perubahan cuaca drastis dalam satu hari: pagi hingga siang terasa sangat panas menyengat, sementara sore hingga malam hari diguyur hujan lebat.
Puncak musim hujan di wilayah Indonesia bagian barat, termasuk Jabodetabek, memang diprediksi BMKG terjadi pada periode November hingga Desember 2025. Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan udara yang meningkat memicu pembentukan awan hujan secara cepat di sore hari.
Fenomena “Pancaroba Ekstrem”
Berdasarkan data BMKG, suhu udara di Kota Bekasi belakangan ini sering mencapai puncaknya di atas 33 derajat Celcius pada siang hari, memicu rasa panas dan gerah yang signifikan. Namun, kondisi ini berbalik drastis memasuki sore hari, di mana hujan deras disertai angin kencang kerap turun secara tiba-tiba.
“Fenomena ini wajar terjadi saat masa transisi menuju puncak musim hujan. Adanya dinamika atmosfer seperti MJO (Madden-Julian Oscillation) dan sirkulasi siklonik mempercepat pembentukan awan Cumulonimbus (Cb) yang masif,” jelas Tri Handoko Seto, Deputi Bidang Klimatologi BMKG dalam keterangannya.
Imbauan Khusus untuk Jalan Agus Salim
Perubahan cuaca mendadak ini menimbulkan risiko hidrometeorologi, terutama di daerah rawan genangan air. Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Jalan Agus Salim, Bekasi Timur.
Pengendara, baik roda dua maupun roda empat, diimbau untuk sangat berhati-hati saat melintasi jalan tersebut, khususnya pada jam pulang kerja (sore menjelang malam). Curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat berpotensi menyebabkan genangan air yang mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan keselamatan.
Beberapa tips keselamatan dari otoritas setempat dan BMKG:
- Siapkan Mantel/Jas Hujan: Bagi pengendara motor, pastikan membawa perlengkapan hujan yang memadai.
- Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan ban, rem, dan lampu kendaraan berfungsi optimal.
- Jaga Jarak Aman: Kurangi kecepatan saat hujan dan jaga jarak dengan kendaraan lain.
- Waspada Pohon Tumbang: Angin kencang yang menyertai hujan berpotensi merobohkan pohon di pinggir jalan.
Masyarakat Kota Bekasi dapat memantau informasi terkini mengenai prakiraan cuaca harian melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi kondisi ekstrem ini.***










